Jumat, 1 Maret 2024

TNI AL Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp 7 Miliar

Ali Muntoha
Jumat, 29 September 2023 09:13:00
TNI AL dan petugas Bandara Juanda menunjukkan barang bukti penyelundupan benih lobster. (Istimewa/Puspen TNI)

Murianews, Surabaya – Penyelundupan benih lobster kembali digagalkan. Petugas TNI AL di Pangkalan Udara TNI AL (Lanudal) Juanda bersama Angkasa Pura I menggagalkan penyelundupan benih lobster senilai Rp 7 miliar.

Benih lobster itu rencananya akan dikirim ke Batam menggunakan kargo pesawat. Aksi ini dilakukan pada Selasa (26/9/2023).

Bibit lobster itu dikirim dalam bentuk paket kardus. Pelaku pengiriman dan sindikatnya juga berhasil dibongkar.

Danlanudal Juanda Kolonel Laut (P) Heru Prasetyo mengatakan, ada 60 ribu bibit lobster yang akan diselundupkan. Terdiri dari bibit lobster jenis Mutiara sebanyak 32.000 ekor dan jenis pasir 28.000 ekor.

”Lanudal Juanda sebagai Leading Sector dan Coordinator pengamanan di Bandara Juanda berkolaborasi dengan Angkasa Pura I dan Stakeholder Bandara Juanda kembali menggagalkan pengiriman BBL (benih bening lobster( ilegal sejumlah 60.000 ekor dengan kerugian negara diperkirakan sekitar Rp 7 miliar Rupiah," katanya dikutip Murianews.com dari Puspen TNI, Jumat (29/9/2023).

Dalam operasi itu, empat orang pelaku dan sindikat bergasil diamankan. Para pelaku dan barang bukti akan diserahkan ke ke Ditpolairud Polda Jatim untuk dilaksanakan pengembangan lebih lanjut. 

”Untuk kasus ini, para terduga pelaku mempunyai modus baru dengan cara mengirimkan BBL melalui jasa kargo. Dan berusaha mengelabuhi petugas dengan cara kamuflase bagian terluar dengan makanan," terang Heru.

Ia mengatakan, keberhasilan menggalkan penyelundupan benih lobster ini perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali kepada seluruh prajurit TNI AL untuk meningkatkan kewaspadaan dan merespon cepat informasi yang diterima, serta terus bersinergi dengan institusi pemerintah lainnya.  

Komentar