Rabu, 21 Februari 2024

Seluruh Pendaki Marapi Ditemukan, Korban Terakhir Meninggal

Ali Muntoha
Rabu, 6 Desember 2023 21:37:00
Proses evakuasi korban erupsi Gunung Marapi di Sumbar. (Istimewa/Humas Polri)

Murianews, Agam – Tim SAR gabungan menemukan pendaki Gunung Marapi terakhir yang terdampak erupsi Gunung Marapi di Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (6/12/2023). Korban terakhir ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Korban terakhir itu berjenis kelamin perempuan, namun identitasnya belum diinformasikan.

Berdasarkan data di Posko BKSDA saat Gunung Marapi erupsi, ada 75 pendaki yang terdata. Seluruh pendaki yang terdata itu telah ditemukan, dan 23 di antaranya dikabarkan dalam kondisi meninggal dunia.

”Kami dapat informasi korban yang satu ini sudah menuju ke rumah sakit, jadi berdasarkan data sudah lengkap 75 orang,” kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol. Dwi S, dilansir Murianews.com dari Humas Polri.

Menurut Dwi, meski seluruh korban yang terdata sudah ditemukan, namun proses penyisiran di sekitar kawasan Gunung Marapi masih akan terus dilakukan. Hal ini untuk memastikan tidak ada lagi korban lain.

”Data yang kita dapat 75 itu dari pendaki melalui yang terdaftar di online. Dikhawatirkan, masih banyak pendaki lain yang tidak mendaftar melalui aplikasi,” ujarnya.

Apalagi menurut dia, berdasarkan data dari posko pengaduan di rumah sakit masih ada 30 keluarga yang belum mendapatkan informasi keberadaan keluarganya.

”Oleh karena itu, penyisiran hingga saat ini masih terus dilakukan. Berarti masih ada tujuh lagi yang harus dicari,” jelasnya.

Ditambahkan Dwi, saat ini situasi penyisiran di puncak Gunung Marapi memang terkendala cuaca. Kerap turunnya hujan membuat jalan pendakian menjadi licin.

Selain itu, kabut juga menjadi tantangan proses evakuasi. Bahkan, erupsi sendiri masih terus terjadi hingga saat ini.

Sementara korban terakhir yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia akan dilakukan pencocokan data oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumbar.

Identifikasi seluruh korban erupsi Marapi dipusatkan di Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) Kota Bukittinggi.

Komentar