Jumat, 23 Februari 2024

Penjual Bubuk Mercon Ditangkap di Jepara, Ancaman Hukumannya Enggak Main-Main

Faqih Mansur Hidayat
Selasa, 28 Maret 2023 14:25:24
Kapolres Jepara AKBP Warsono beserta jajaran menunjukkan barang bukti jual beli mercon. (Murianews/Faqih Mansur Hidayat)
Murianews, Jepara – Larangan penjualan bubuk mercon atau petasan tegas dilakukan Polres Jepara. Baru-baru ini, Polres Jepara mengamankan dua pria penjual bubuk mercon. Keduanya, yakni AA (22) warga Bandungrejo, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, dan MKS (22) warga Batu Kali, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara. Kapolres Jepara, AKBP Warsono mengungkapkan, polisi mendapatkan informasi adanya penjualan bubuk mercon di platform media sosial, Facebook. Baca: Jalan Pati-Jepara Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Gelar Demo Pertama, polisi mengamankan AA terlebih dahulu. Saat itu, AA menjual bubuk mercon melalui akun Facebook, Minggu (26/3/2023) sekitar pukul 19.00 WIB. Saat COD-an, AA ditangkap Polisi. AA menjual bubuk mercon sehargar Rp 25 ribu per ons. ’’Polisi berhasil mengamankan barang bukti bubuk mercon seberat 1,2 kilogram saat transaksi itu. Bubuk sudah dikemas dalam bungkus 1 ons sekaligus sumbu mercon,’’ ungkap Warsono, Selasa (28/3/2023). Tak lama, giliran MKS yang dicokok polisi. Modus yang dilakukan MKS juga sama, yakni menjual bubuk mercon melalui Facebook. Ia menjual bubuk mercon seharga Rp 25 ribu per ons atau Rp 250 ribu per kilogram. Kemudian, pada Senin (27/3/2023) sekitar pukul 11.30 WIB, MKS mengantar pesanan bubuk mercon di Bundaran Ngabul, Kecamatan Tahunan, Jepara. Saat transaksi, Polisi langsung menyergap tersangka. Baca: Pria Jepara Nekat Jual Istri yang Baru Enam Hari Dinikahi Polisi kemudian menggeledah rumah MKS. Di sana, Polisi mendapatkan barang bukti bubuk mercon seberat 15 kilogram. Atas perbuatan itu, keduanya terancam Pasal 1 Ayat 1 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Bahan Peledak. Ancaman hukumannya yaitu dihukum mati atau penjara seumur hidup atau penjara sementara setinggi-tingginya 20 tahun. ’’Dengan perkara ini, kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak memperjualbelikan atau menggunakan bahan peledak yang membahayakan. Karena akan berbahaya bagi nyawa seseorang,’’ tegas Warsono. https://youtu.be/GFO9SgKbrvw Editor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Komentar

Berita Terkini