Sabtu, 25 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Blora – Duka mendalam menyelimuti Sedulur Sikep atau pengikut Samin Surosentiko atas meninggalnya Sesepuh Samin Surosentiko Mbah Lasiyo.

Mbah Lasiyo meninggal dunia dalam usia 65 tahun di RSUP dr Kariadi Semarang sekitar pukul 19.15 WIB, Kamis (20/11/2025).

Ndek dalu (tadi malam) jam 19.15 WIB. Teng (di) rumah sakit Kariadi Semarang," ungkap murid Mbah Lasiyo, Joko Lastiyono saat ditemui di rumah duka yang berada di klopoduwur, Banjarejo Jumat (21/11/2025).

Berdasarkan pantauan di lokasi, tampak peziarah memadati rumah duka di Dukuh Karangpace, Desa Klopoduwur. Jenazah Mbah Lasiyo tiba di rumah duka sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.

Di lokasi juga nampak beberapa karangan bunga dari berbagai pejabat dan tokoh, terpajang di sekitar Pendapa Samin yang masih satu lokasi dengan rumah duka.

Sebagian dari peziarah tampak mengenakan pakaian serba hitam dan ikat kepala yang identik dengan pakaian khas Samin Surosentiko. Ada beberapa warga sekitar yang membacakan Surat Yasin.

”Anak turunnya, murid dan warga yang membacakan (Yasin), secara gantian,” ucap Joko.

Joko mengatakan, Mbah Lasiyo mengidap penyakit paru-paru.

Dimakamkan Habis Jumatan... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler