Senin, 4 Maret 2024

Pencalegan Moch Sutarno dari PDIP Grobogan Dipersoalkan PAN

Saiful Anwar
Senin, 4 September 2023 16:03:00
Suasana sidang Pelanggaran Administrasi Pemilu di Bawaslu Grobogan, Senin (4/9/2023). (Murianews/Saiful Anwar)

Murianews, Grobogan – Pencalonan Moch Sutarno sebagai bakal caleg dari DPC PDI Perjuangan Grobogan dipersoalkan Dewan Pimpinan Derah (DPD) PAN Grobogan. PAN Grobogan mengklaim KPU Grobogan telah melakukan maladministrasi karena meloloskan Sutarno.

Sidang pertama kasus pelanggaran administrasi Pemilu tersebut digelar di Kantor Bawaslu Grobogan, Senin (4/8/2023). Hadir dalam sidang itu, Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) DPD PAN Grobogan Tohirin sebagai penggugat, serta tergugat yakni KPU Grobogan yang diwakili Sulistyorini.

Tohirin menyatakan, pencalonan Moch Sutarno sebagai bakal caleg dianggap malandimistrasi, karena pada saat mendaftar masih menjadi anggota PAN.

”Moch Sutarno pada saat pendaftaran masih menjadi anggota PAN tapi diajukan oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP),” katanya usai persidangan. 

Tohirin mengklaim KPU Grobogan hanya menceritakan kinerjanya dalam sidang tersebut. Padahal, yang menjadi gugatannya adalah keabsahan status Sutarno ketika didaftarkan PDIP.

”Kalau masalah kinerja ya normatif itu, saya tidak persoalkan. Tapi verifikasi administrasi pendukungnya itu lho, yang diwujudkan surat tanggal 5 Mei 2023, itu kan surat kepada DPD PAN Grobogan. Secara hukum, apa yang dilampirkan di KPU, dalam pencalegan di PDI Perjuangan itu cacat hukum, cacat administrasi,” paparnya. 

Selain itu, hal yang dipersoalkannya adalah posisi Moch Sutarno yang kini masih menjabat anggota DPRD Grobogan dari PAN. Surat pemberhentian PAN sudah turun per 7 Juli 2023, namun yang bersangkutan masih menjadi anggota DPRD Grobogan mewakili PAN. 

”Tangggal 7 juli 2023, surat pemberhentian tetapnya sudah diberikan. Kalau melihat putusan MK (Mahkamah Konstitusi) Nomor 29 Tahun 2013, dia harus berhenti jadi anggota Dewan, tapi dia tidak mau berhenti,” ucapnya. 

Editor: Ali Muntoha

Komentar