Rabu, 21 Februari 2024

Masa Kampanye, Ini Pesan Sri Sultan untuk Parpol di DIY

Supriyadi
Selasa, 28 November 2023 21:00:00
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. (Pemda DIY)

Murianews, Yogyakarta – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta atau DIY Sri Sultan HB X memberikan pesan khusus untuk partai politik (Parpol) peserta pemilu di provinsi setempat. Salah satunya untuk tidak mlakukan black campaign atau kampanye hitam supaya tidak terjadi friksi di masyarakat.

Pesan tersebut diberikan Sri Sultan menyusul masuknya masa kampanye selama 75 hari yang dimulai hari ini (28/11/2023) hingga 10 Februari 2024 mendatang.

”Saya harap parpol tidak melakukan kampanye hitam yang bisa menimbulkan friksi di masyarakat maupun antarpendukung. Alih-alih saling menjatuhkan, konstestan politik diharapkan menjelaskan misi dan visinya untuk lima tahun ke depan,” katanya seperti dilansir Suara.com, Selasa (28/11/2023).

Ia menilai, bila konstestan tidak mau menjelaskan programnya maka dikhawatirkan hanya akan mengulang Pemilu sebelumnya. Banyak calon yang hanya berbicara pepesan kosong.

”Situasi sudah berbeda kalau tidak mau menjelaskan sepenuhnya, harapannya apa streteginya apa, maunya jadi apa. Seperti 5 tahun yang lalu bicaranya sekedar pepesan kosong saja,” ujarnya.

Terpisah, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY membatasi akun media sosial (medsos) parpol dalam kampanye Pemilu 2024. Selama masa kampanye, parpol hanya diperbolehkan maksimal menggunakan 20 akun medsos untuk kampanye.

”Kami sudah bersurat ke seluruh peserta pemilu, bahwa akun resmi harus disampaikan ke KPU maksimal 20 akun dan paling lambat tiga hari sebelum pelaksanaan kampanye,” paparnya.

Menurut Shidqi, sebanyak 20 medsos yang dimiliki parpol berlaku untuk masing-masing jenis medsos. Hal ini sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 15 Tahun 2023.

”Parpol bisa melakukan kampanye melalui medsos mulai 21 Januari 2024. Kampanye dengan medsos bisa dilakukan hingga 10 Februari 2024,” tambahnya.

Komentar