Rabu, 21 Februari 2024

Seniman Pati Ini Koleksi Pistol Jaman VOC Belanda

Umar Hanafi
Senin, 12 Februari 2024 14:48:00
Pistol peninggalan jaman VOC dikoleksi Seniman asal Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Joko Wahyono. (Murianews/Umar Hanafi)

Murianews, PatiSeniman asal Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Joko Wahyono mempunyai koleksi unik. Lelaki berusia 68 tahun itu mempunyai dua buah pistol alias senapan jaman VOC Belanda.

Kedua pistol itu berbahan kayu, kuningan dan besi. Terdapat berbagai ukiran di kedua pistol tersebut. Salah satu ukiran yang menonjol yakni lambang perkumpulan dagang Belanda atau yang lebih dikenal Vereenigde Oostindische Compagniecode (VOC).

Tahun pembuatan juga terukir di salah satu pistol peninggalan Belanda itu. Tahun 1618 terlihat sangat jelas di samping kanan pistol yang berwarna kuning keemasan.

Joko Wahyono menyimpan kedua pistol itu di salah satu lemari di rumahnya, Dukuh Randukuning, Kelurahan Pati Lor, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati. Selain kedua pistol itu, ia juga mengoleksi lambang VOC yang terbuat dari kuningan.

Ia mengaku mendapatkan barang-barang antik itu dari salah satu teman akrabnya. Lantaran tertarik dan kebetulan mempunyai uang, ia akhirnya menebus barang antik saat itu.

”Yang dapat sebenernya teman saya sekitar 10 tahun yang lalu. Saya ndak tahu dapatnya dari mana. Setelah itu, saya beli dengan harga sekitar Rp 5 juta,” ujar Joko Wahyono.

Sejak mendapatkan kedua pistol itu, ia mengaku belum ada orang yang tertarik dengan koleksinya hingga saat ini. Mengingat, ia juga tidak pernah berniat menjual koleksi yang berharga dan menyimpan nilai sejarah ini.

”Saya juga ndak pernah menawarkan. Jadi ndak ada yang menawar untuk membeli dia pistol ini,” kata sesepuh seniman Kabupaten Pati ini.

Meskipun demikian, Joko Wahyono mengaku siap menyumbangkan barang-barang antiknya kepada pemerintah bila ada museum di Bumi Mina Tani.

Selain pistol dan lambang VOC, ia juga mempunyai berbagai koleksi buku-buku sejarah. Baginya barang-barang itu penting, sehingga ia tertarik memilikinya.

Barang-barang berharga itu, ia simpan di kediaman. Namun sayang, pada Minggu (4/2/2024) lalu, genting rumah peninggalan orang tuanya roboh. Hal ini membuat sejumlah koleksinya ikut rusak.

”Syukur Alhamdulillah untuk pistolnya aman dan tidak mengalami kerusakan,” tandas dia.

Editor: Cholis Anwar

Komentar