Senin, 4 Maret 2024

Kesadaran Warga Kudus Pakai Batik Diacungi Jempol

Vega Ma'arijil Ula
Senin, 2 Oktober 2023 15:39:00
Ilustrasi: Seorang anak muda mempelajari teknik batik Kudus. (Murianews/Vega Maarijil Ula)

Murianews, Kudus – Kesadaran berpakaian batik warga Kabupaten Kudus, Jawa Tengah dinilai bagus. Hal itu terlihat dari semakin maraknya pemakai batik di Kudus saat acara formal maupun nonformal.

Pegiat batik sekaligus Owner Galeri Gentamas Kudus, Dasa Gentawati menilai anak-anak sekolah dan mahasiswa mulai banyak yang memakai batik. 

”Di acara formal maupun nonformal mereka sudah banyak yang pakai batik. Tetapi mereka para anak muda sukanya warna yang cerah dan motif yang tidak ramai,” katanya, Senin (2/10/2023).

Dirinya mengimbau agar generasi penerus terus melestarikan batik. Sehingga batik tidak punah atau diklaim negara lain.

”Anak muda tidak boleh abai, harus peduli dengan memakai batik karena batik merupakan budaya Indonesia jangan sampai punah,” ujarnya.

Pegiat batik di Kudus, Muhammad Fadloli mengatakan hal yang sama. Dirinya memberi jempol para pemakai batik. 

”Saya melihatnya masyarakat Kudus sudah mulai memakai sarung dari kain batik. Hal semacam ini bagus untuk produsen batik,” katanya, Senin (2/10/2023).

Menurutnya mayoritas memakai batik cap. Meski demikian hal itu dirasa tidak menjadi masalah, hal terpenting baginya semua orang sudah menyukai batik.

”Batik cap cenderung lebih ramah di kantong. Tidak masalah, nanti kalau sudah ada uang lebih bisa membeli batik tulis juga,” terangnya.

Senada dengan Dasa, dirinya juga menyebut generasi milenial cenderung menyukai warna cerah dan motif yang sederhana. 

”Memang suka warna cerah kalau anak muda. Harapan kami semakin banyak yang cinta dengan batik dan batik tetap lestari,” imbuhnya.

Editor: Ali Muntoha

Komentar