Jumat, 1 Maret 2024

Bank Mandiri Belum Bayar Kerugian Nasabah Rp5,8 Miliar

Yuda Auliya Rahman
Jumat, 22 September 2023 07:12:00
Kuasa hukum nasabah Bank Mandiri Kudus menunjukkan salinan putusan Mahkamah Agung terkait kasus raibnya tabungan Rp5,8 miliar di Bank Mandiri. (Murianews/Yuda Auliya Rahman)

Murianews, Kudus – Bank Mandiri diduga masih enggan membayarkan kerugian Rp5,8 Miliar yang menimpa nasabah di Kudus. Hal itu terjadi setelah delapan hari mereka mendapatkan Aanmaning dari Pengadilan Negeri (PN)Kudus pada Rabu (13/9/2023) lalu.

Aanmaning atau teguran dari PN Kudus yang kedua sebenarnya juga sudah kembali dilakukan pada Kamis (21/9/2023 ). Namun, pada saat itu yang hadir hanya pihak nasabah dan kuasa hukumnya, sementara pihak Bank Mandiri tidak hadir.

Diketahui, tabungan Rp5,8 miliar yang tersimpan di Bank Mandiri milik Moch Imam Rofi’i warga Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, diketahui raib pada pertengahan 2021 silam. Dalam kasus ini, Bank Mandiri dinyatakan bersalah dan diminta untuk mengganti kerugian yang dialami nasabah.

Kuasa Hukum Nasabah yang dirugikan, Musyafak mengatakan, keputusan kasus tersebut sudah inkrah dan bersifat eksekutorial. Bahkan, dalam Aanmaning, PN Kudus sudah memperingatkan Bank Mandiri untuk melaksanakan putusan.

”Pengadilan Negeri Kudus sudah memberikan waktu 8 hari sejak 13 September 2023 untuk Bank Mandiri agar melaksanakan putusan. Akan tetapi dengan waktu yang diberikan itu, Bank Mandiri cabang Kudus masih juga belum membayar kerugian yang dialami klien kami,” katanya, Jumat (22/9/2023).

Lebih lanjut, Ia menjelaskan pada pertemuan Aanmaning kedua yang harusnya digelar pada Kamis (21/9/2023) kemarin, pihak bank pelat merah itu juga tidak hadir. Sebagai badan usaha milik negara (BUMN), sambung dia, harusnya Bank Mandiri taat hukum dan melaksanakan putusan tersebut.

”Bank Mandiri tidak hadir dalam pertemuan agenda jawaban dari yang bersangkutan kemarin. Sehingga pertemuan dengan Ketua Pengadilan Negeri Kudus tidak jadi dilaksanakan, karena salah satu pihak tidak hadir,” ungkapnya.

Sementara Humas Pengadilan Negeri Kudus Rudi Hartoyo menyebut, akan ada proses lanjutan yang menjadi kewenangan Pengadilan Negeri Kudus setelah belum adanya pembayaran kerugian yang dilakukan oleh Bank Mandiri.

”Nanti menunggu proses berikutnya. Proses itu nanti kewenangan Ketua Pengadilan Negeri Kudus,” ucapnya.

Sebagai informasi, Pengadilan Negeri Kudus sudah memutus perkara ini cukup lama. Salah satu poin pentingnya adalah memerintahkan Bank Mandiri membayar kerugian Rp5,8 miliar atas kerugian nasabah.

Namun, upaya banding dilakukan oleh Bank Mandiri. Hasilnya, Pengadilan Tinggi Semarang juga menguatkan putusan PN Kudus. Begitu juga dengan upaya kasasi yang dilakukan oleh Bank Mandiri juga ditolak oleh Mahkamah Agung (MA).

Komentar