Rabu, 21 Februari 2024

Uang Raib Belum Diganti, Nasabah Demo Bank Mandiri Kudus

Yuda Auliya Rahman
Jumat, 29 September 2023 16:39:00
Aksi yang dilakukan di depan Bank Mandiri Cabang Kudus (Murianews/Yuda Auliya Rahman)

Murianews, Kudus – Nasabah Bank Mandiri, Imam Rofi’i warga Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah (Jateng) melakukan aksi tunggal di depan Kantor Cabang (KC) Bank Mandiri Kudus.

Hal ini dilakukan lantaran uang Imam Rofi`i tak kunjung diganti oleh Bank Mandiri setelah hilang saat disimpan di bank tersebut pada 2021 lalu. Bahkan upaya hukum yang dilakukan hingga tingkat kasasi Mahkamah Agung (MA), Imam Rofi`i dinyatakan menang. Sementara Bank Mandiri diperintahkan untuk membayar kerugian nasabah tersebut.   

Dari pantauan Murianews.com, pada Jumat (29/9/2023) Moch Imam Rofi’i hanya datang ke KC Bank Mandiri Kudus bersama tiga tim kuasa hukumnya. Sejumlah poster orasi juga mereka bawa, seperti ”duit saya hilang di Bank Mandiri”, ”Bank Mandiri wajib taat hukum” , ”Bank Mandiri harus tanggungjawab” hingga ”Bank Mandiri kembalikan uang kami”.

Di depan Bank Mandiri, mereka berorasi dengan toa, yang intinya mereka menuntut untuk Bank Mandiri bertanggung jawab menjalankan keputusan hukum untuk mengganti kerugian yang menimpa nasabah senilai Rp 5,8 miliar.

”Kami menuntut Bank Mandiri melaksanakan putusan pengadilan. Yang intinya adalah membayar ganti rugi klien kami Rp 5,8 miliar dalam waktu satu kali 24 jam. Karena keputusan itu sudah berkekuatan hukum tetap,” kata Musyafak, kuasa hukum warga, Jumat (29/9/2023) siang.

Apalagi, sambung dia, Pengadilan Negeri (PN) Kudus sudah memberikan peringatan kepada Bank Mandiri untuk melaksanakan putusan tersebut. Namun hingga kini Bank Mandiri juga tak kunjung melakukan ganti rugi.

”Upaya hukum sudah inkrah, sudah eksekutorial. Kami sudah ikuti. Bagi yang kalah harus laksanakan putusan,” ucapnya.

Sementara saat dikonfirmasi Bank Mandiri Cabang Kudus masih enggan memberikan komentar. Security Supervisor Amin Hartono yang menemui para awak media menyebut, jika diminta untuk menunggu statement resmi dari Bank Mandiri pusat.

”Menunggu konfirmasi dari pusat (Bank Mandiri pusat ),” ucapnya.

 

Editor: Cholis Anwar

Catatan Redaksi: Berita ini telah mengalami penyuntingan ulang pada judul dan isi demi peningkatan kualitas berita

 

Komentar