Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Tiga korban itu adalah Asrani (35), Dullah (25), dan Amat (35) warga Pulau Bromo, Kelurahan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin.

Mereka ditengarai meninggal karena keracunan gas saat membersihkan sisa-sisa batubara di dalam tongkang.

”Para korban tewas setelah terjatuh ke dalam manhole yang terbuka saat mereka membersihkan tongkang,” kata Kepala Kantor Basarnas Banjarmasin Al Amrad kepada Kompas.com.

Informasi yang didapatkan, awalnya ada empat pekerja yang tengah membersihkan tongkang. Namun tiba-tiba salah satu pekerja terperosok ke dalam manhole tongkang pada.

Baca: Kapal Tongkang Pengangkut Kayu Kandas di Pantai Pungkruk Jepara
Sementara dua pekerja lain yang mencoba menolong justru ikut terjatuh. Basarnas mendapat informasi itu pada Jumat sore, dan langsung mengirim personel untuk melakukan evakuasi.Koordinator Lapangan Basarnas Banjarmasin Dendy Prasetyo mengatakan, anggotanya tiba di lokasi kejadian pada pukul 18.05 Wita. Personel yang diturunkan ke dalam tongkang menggunakan alat bantu pernapasan, karena diduga ada gas beracun.Baca: Kecelakaan Kereta di India, Korban Tewas Bertambah jadi 288 OrangKorban pertama berhasil dievakuasi sekitar pukul 19.15 Wita. Dan tak lama dua korban lain berhasil ditemukan. Proses evakuasi berlangsung hingga pukul 19.46 Wita.”Dalam proses evakuasi korban, kami agak terkendala air di dalam manhole tongkang. Apalagi, airnya cukup dalam sehingga kami harus mencari korban yang tenggelam di air,” terangnya.

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler