Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta – Elon Musk mengaku siap mengerahkan satelit Starlink untuk mendukung pemulihan komunikasi di wilayah Gaza usai dibombardir Israel. Sejak Sabtu (28/10/2023) telepon dan internet di wilayah Gaza mati total sehingga menjadikan wilayah ini terisolasi dari luar.

Pendiri SpaceX Elon Musk berkeinginan menyediakan layanan Starlink untuk digunakan organisasi bantuan yang diakui secara internasional.

Namun Elon Musk dalam unggahannya di media sosial X menyebut belum jelas pihak yang memiliki otoritas di Gaza terkait hal ini. Selain itu menurut dia, belum ada pihak yang meminta koneksi di wilayah Gaza.

Reuters melaporkan pemadaman listrik di Gaza mulai terjadi Jumat (27/10/2023). Kondisi ini membuat operasional rumah sakit menjadi terganggu.

Sejumlah organisasi kemanusiaan internasional menyebut kondisi ini semakin memperburuk situasi di Gaza. Hal ini diperparah dengan matinya telepon dan internet sejak Sabtu (28/10/2023).

Dikutip dari CNBC Indonesia, rencana Elon Musk yang akan mengerahkan Starlink mendapat tentangan dari Israel. Menteri Komunikasi Israel Shlomo menyebut jika pihaknya akan menggunakan segala cara untuk melawan rencana itu.

Shlomo menyebut jika rencana CEO SpaceX itu hanya akan digunakan Hamas untuk memperkuat kegiatan terorisnya.

”Hamas akan menggunakannya untuk kegiatan teroris. Mungkin Musk bersedia mengkondisikannya dengan membebaskan bayi, putra, putri, orang lanjut usia yang diculik. Semuanya! Saat itu, kantor saya akan memutuskan hubungan apapun dengan Starlink," tulis Karhi.

 

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler