TNI AU Konfirmasi Ada Dua Pesawat yang Jatuh di Pasuruan
Ali Muntoha
Kamis, 16 November 2023 14:45:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jakarta – Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo adanya pesawat tempur milik TNI AU yang jatuh di Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (16/11/2023). Dalam keterangannya ada dua pesawat tempur yang jatuh di hari yang sama.
Salah satu pesawat yang jatuh yakni pesawat tempur TNI AU jenis EMB-314 Super Tucano.
“Betul, dua (pesawat),” kata KSAU melalui pesan tertulis dikutip dari Kompas.com.
Dua pesawat tersebut terjatuh di Taman Nasional Bromo, Tengger, Semeru (TNBTS), tepatnya di Desa Keduwung, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
Berdasarkan informasi, pesawat tempur TNI AU yang jatuh bernomor registrasi TT-3111 dan TT-3103. Pesawat jatuh setelah menabrak tebing sekitar pukul 12.00 WIB.
Sementara Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) V/Brawijaya Kolonel Inf Rendra Dwi Ardhani mengatakan jika pesawat yang jatuh merupakan milik TNI AU Lanud Abd Saleh Malang.
”Telah jatuh pesawat latih jenis Tucano pada hari Kamis tanggal 16 November 2023 sekitar pukul 12.00 WIB, milik TNI AU Lanud Abd Saleh Malang di lokasi TNBTS Desa Keduwung Kecamatan Puspo Kabupaten Pasuruan,” kata Rendra seperti dilansir Kabar 24, Kamis (16/11/2023).
Hanya saja, Rendra masih belum bisa menjelaskan soal penyebab dan korban atas kejadian tersebut. Pasalnya, hingga kini peristiwa pesawat jatuh itu masih dilakukan investigasi.
”Jumlah awak dan penyebab jatuhnya pesawat tersebut masih dalam investigasi,” pungkasnya.



