Gudang di Undaan Kudus Terbakar Diduga karena Putung Rokok
Anggara Jiwandhana
Kamis, 20 Juli 2023 14:18:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Sebuah gudang di Gang 22 Desa Undaan Lor, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, terbakar, pada Kamis (20/7/2023) siang. Kebakaran diduga berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini. Hanya kerugian ditaksir mencapai Rp 15 juta.
Subkoordinator Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Ahmad Munaji menuturkan, peristiwa kebakaran diketahui terjadi pukul 11.00 WIB.
BPBD yang menerima laporan kemudian bergegas ke lokasi. Mereka tiba pukul 11.25 WIB dengan membawa dua armada.
”Warga sempat memadamkan api secara manual sembari menunggu kami datang,” ucapnya Kamis siang.
Bangunan tersebut, sambung Munaji, merupakan bangunan kosong tempat menyimpan perkakas bangunan. Karena itu, saat kejadian tak ada orang di lokasi sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
Atas kejadian ini, dia mewanti-wanti masyarakat Kudus untuk lebih berhati-hati bila berurusan dengan api. Bila tengah menyalakan api untuk keperluan apapun diharapkan bisa ditunggu dan diawasi.
Dia juga mengimbau pada masyarakat di Kabupaten Kudus untuk memastikan semua listrik dalam keadaan mati bila tak ada orang di rumah. Hal tersebut bisa mencegah terjadinya arus pendek.
Selain mengecek instalasi listrik, warga juga diharapkan turut mengecek peralatan memasak seperti kompor. Karena dari peristiwa yang sudah-sudah, banyak peristiwa kebakaran yang disebabkan karena lupa mematikan kompor masak hingga sisa bakaran api yang merembet.
”Segala sesuatu yang berkaitan dengan menyalakan api sebaiknya perlu diawasi dan jangan ditinggal,” tandasnya.
Editor: Supriyadi



