Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah (Jateng), mencatat ada sebanyak 30 peristiwa kebakaran yang terjadi di Kota Kretek. Jumlah itu terjadi dari periode Januari hingga Juni 2023 atau enam bulan.

Kepala BPBD Kudus Mundir merinci, peristiwa kebakaran di bangunan hunian sebanyak 17 kali. Kemudian kebakaran di gudang sebanyak enam kali dan lahan bambu sebanyak satu kali.

Kebakaran juga sempat terjadi di tempat pembuangan sampah (TPS) sebanyak tiga kali, tempat usaha satu kali, kandang satu kali dan warung sebanyak satu kali.

Atas hal inilah Mundir meminta semua masyarakat di Kabupaten Kudus untuk mewaspadai adanya potensi kebakaran di lingkungan sekitarnya. Mulai dari akibat kelalaian manusia ataupun hal nonteknis lainnya.

”Potensi kebakaran di musim kemarau perlu diwaspadai, apalagi yang berkaitan dengan kelalaian saat menyalakan api,” kata Mundir Kamis (3/8/2023).

Dia juga mengimbau pada masyarakat di Kabupaten Kudus untuk memastikan semua listrik dalam keadaan mati bila tak ada orang di rumah. Hal tersebut bisa mencegah terjadinya arus pendek.

Selain mengecek instalasi listrik, warga juga diharapkan turut mengecek peralatan memasak seperti kompor. Karena dari peristiwa yang sudah-sudah, banyak peristiwa kebakaran yang disebabkan karena lupa mematikan kompor masak hingga sisa bakaran api yang merembet.

”Segala sesuatu yang berkaitan dengan menyalakan api sebaiknya perlu diawasi dan jangan ditinggal,” tandasnya.

 

Editor: Cholis Anwar

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler