Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Bupati Kudus HM Hartopo mengonfirmasi pengumuman direktur baru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Loekmono Hadi Kudus, Jawa Tengah, masih menunggu arahan dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).
Hal ini setelah Pemkab Kudus mengirimkan hasil seleksi yang dilakukan. Nantinya, saat KASN memberikan rekomendasi maka pelantikan akan langsung dilakukan.
”Seleksinya sudah kemarin, ini tinggal nunggu rekomendasi dari KASN saja,” katanya Rabu (16/8/2023).
Hartopo sendiri akan memilih calon dengan peringkat nilai tertinggi. Dia beranggapan, peringkat paling tinggi nanti adalah yang paling baik dari semua calon.
”Harus dipilih yang paling baik. Soalnya ini nanti akan mengisi jabatan direktur. Dia harus punya jiwa kepemimpinan supaya RSUD Kudus bisa lebih baik lagi,” ungkap Hartopo.
Dalam perjalanannya, ada lima dokter ahli madya melamar jabatan direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Loekmono Hadi Kudus.
Adapun lima dokter madya tersebut ialah dr Abdul Hakam, dr Agustin Faizah, dr Agustuna Widiyanti dan drg Monita Rachmawati yang kini bertugas di RSUD Loekmono Hadi. Serta dr Sudarmono yang kin bertugas di UPTD Puskesmas Sidorekso.
Mereka kemudian melaksanakan serangkaian tes dan akhirnya terpilih menjado tiga orang yang memiliki nilai terbaik.
Bupati Kudus memiliki wewenang untuk menunjuk satu dari tiga calon tersebut dan menjadikannya sebagai direktur baru RSUD Kudus yang saat ini masih dipegang oleh pelaksana tugas (Plt) dr Mustiko Wibowo.
Editor: Supriyadi



