Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Serbuan hama tikus kini tengah menyerang tanaman padi di sejumlah desa di Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Saat ini pihak kecamatan tengah mendata jumlah kerugian akibat serangan hama ini.
Camat Undaan Arif Budiyanto mengungkapkan, sejauh ini ada sejumlah desa yang telah melapor ke pihaknya. Di antaranya Desa Terangmas, Larikrejo, hingga Kutuk.
”Kami sudah mendapat laporan, ada beberapa desa seperti Larikrejo dan Terangmas itu kemarin. Ya tikus kecil ya tikus werog, saya sendiri heran, ya namanya hama,” katanya, Kamis (21/12/2023).
Petani desa setempat, sambung dia, juga telah melakukan pembasmian masal di wilayah persawahannya. Namun hingga kini, hama tersebut masih berkeliaran di area persawahan.
”Kemarin kami mendapat laporan masih ada banyak padahal sudah dilakukan pembasmian masal, namun masih saja ini,” tambahnya.
Pihak kecamatan pun kini masih menginventarisir berapa potensi kerugian maupun kerugian yang telah ditimbulkan akibat hama tikus itu.
Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk kembali menggalakkan pembasmian masal. Mengingat jika tidak segera dilakukan, dikhawatirkan akan meluas ke wilayah-wilayah lain.
”Yang kami takutkan adalah ini nanti mengganggu MT 1, jangan sampai menimbulkan kerugian yang banyak,” tekannya.
Editor: Supriyadi



