Tanggul Norowito Jebol, Pantura Kudus-Demak Lumpuh Lagi
Anggara Jiwandhana
Minggu, 17 Maret 2024 08:06:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Jalan Pantura Kudus-Demak kembali lumpuh akibat banjir. Penyebabnya sama seperti sebelumnya, yakni jebolnya tanggul Sungai Wulan di Dukuh Norowito, Desa Ketanjung, Kecamatan Karanganyar, Minggu (17/3/2024) dini hari.
Beruntung, jebolnya tanggul kali ini tidak secara tiba-tiba. Sehingga banjir tidak meninggi dengan cepat. Banyak warga juga sudah bisa menyelamatkan dirinya beserta sejumlah barang berharga lainnya.
Sepanjang 200 meteran dari gapura Selamat Datang Kabupaten Demak juga tidak ada kendaraan yang terjebak seperti pada banjir pertama. Sejumlah sumber di lapangan menyebut para truk lebih memilih untuk cari jalan lain ketika mendengar tanggul Norowito Kranganyar jebol lagi.
Meski begitu, sejumlah warga menyebut jika banjir kedua ini lebih parah ketinggiannya dibanding banjir kemarin.
”Kalau kedalaman banjir, ini yang lebih parah mas, Cuma ya untungnya itu, tidak langsung jebol, tapi sedikit demi sedikit, jadi warga bisa bersiap,” kata Sukad warga Dukuh Norowito, Minggu pagi.
Dia dan keluarga sendiri berhasil menyelamatkan sejumlah surat berharga dan barang-barang penting.
Namun memang beberapa tetangganya masih banyak yang belum terevakuasi karena terlambat keluar dari desa.
”Masih ada yang di sana tadi, tadi pas sahuran, air langsung deras mengaliranya,” ungkap dia.
Ini merupakan kali kedua Jalan Pantura Kudus-Demak lumpuh. Pada bulan Februari lalu, kondisi yang sama juga terjadi di mana air secara cepat memenuhi jalan akibat jebolnya dua tanggul. Yakni di Karanganyar dan Norowito.



