Puncak Kunjungan Wisata di Kudus Diprediksi Terjadi Besok
Anggara Jiwandhana
Selasa, 16 April 2024 12:08:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Puncak kunjungan wisatawan ke sejumlah objek wisata di Kudus, Jawa Tengah, diprediksi akan terjadi Rabu (16/4/2024) besok. Sejumlah objek wisata yang menyelenggerakan tradisi memperingati Lebaran Ketupat akan menjadi sasarannya.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kudus atau Disbudpar Kudus Mutrikah menyampaikan, ada sekitar lima acara besar yang akan berlangsung di lima desa.
Yakni Sewu Kupat di Desa Colo Kecamatan Dawe, Lomba Praon di Desa Kesambi Kecamatan Mejobo, Kupat Sendang Jodo di Desa Purworejo Kecamatan Bae, Kupatan Sarwono di Desa Wonosoco Kecamatan Undaan dan Bulusan di Desa Hadipolo Kecamatan Jekulo.
Dari tradisi-tradisi itu, sambung Tika, pihak dinas memperkirakan akan ada sekitar 10 hingga 12 ribuan wisatawan lokal yang memadati acara. Di situlah puncak kunjungan wisatawan di Kudus selama masa libur Lebaran 2024.
”Hari ini kami melakukan monitoring kesiapan juga melakukan jemput bola untuk pendataan jumlah wisatawan yang berkunjung, namun jika dihitung rata-rata bisa kami sampaikan kunjungan naik sekitar 30 hingga 40 persen di libur Lebaran tahun ini,” kata dia Selasa (16/4/2024).
Secara keseluruhan, banyak obyek wisata dan hotel sudah dinilai siap dalam melayani wisatawan. Sehingga ketika liburan tiba dan wisatawan berdatangan, semua pengelola wisata bisa menyambut dengan baik tamu-tamunya.
Ini terbukti dari meratanya kunjungan wisatawan di Kudus. Selain karena dari segi pelayanan hampir semuanya sama, juga karena ada banyaknya wisata-wisata baru.
”Di pra dan pasca Lebaran kami sudah melakukan monitoring kesiapan mereka, hasilnya lumayan baik,” ungkapnya.



