Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jogja – Dana Keistimewaan atau Danais Daerah Istimewa Yogyakarta pada tahun 2026 disebut akan mengalami pemangkasan. Meski demikian Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X enggan untuk protes dan akan menghormati keputusan pemerintah pusat itu.

Dilansir dari detikjogja, Kamis (21/8/2025), Sultan segan melakukan hal tersebut lantaran tak ingin danais disangkutpautkan dengan jasa ayahnya, Sri Sultan Hamengku Buwono IX yang ikut membiayai Republik Indonesia saat awal-awal berdiri.

”Saya tidak mau, dalam pengertian politik, Dana Keistimewaan itu sebagai bentuk dipersamakan pada waktu Swargi ke-9 (Sultan HB IX) membantu membiayai Republik. Saya punya beban itu, jangan sampai, wong dulu almarhum membantu itu ikhlas kok, bukan itu dikonversi sama ini,” kata Sultan.

Hanya saja, Sultan mempersilahkan apabila DPR atau DPRD Provinsi ingin melakukan negosiasi dengan pemerintah pusat terkait besaran danais tersebut.

”Kalau saya punya beban untuk menyampaikan negosiasi dan sebagainya, itu saya punya beban,” imbuhnya.

Sultan pun memastikan akan menghormati keputusan pemerintah pusat jika nantinya Danais DIY 2026 jadi dipangkas. Sultan optimistis jika situasi ekonomi kembali membaik, tentu Danais bisa naik kembali.

”Jadi dikurangi ya sudah, ya memang kondisinya memang begitu, saya yakin nanti kalau ekonominya makin baik kan ya mesti tambah, bukan akan mengurangi, karena itu masuk dalam bunyi undang-undang,” ungkapnya.

Dampak ekonomi... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler