Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta – Sebuah warung kopi (warkop) di Jalan Jati Baru, Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat, diserang oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK) yang mengendarai belasan motor.

Insiden warkop Tanah Abang diserang yang terekam kamera CCTV ini terjadi pada Rabu (8/10/2025) sekitar pukul 00.30 WIB.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro membenarkan peristiwa ini dan menyebut pelaku membawa senjata tajam dan senjata api jenis airsoft gun.

”Telah terjadi tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang dilakukan oleh diduga pelaku kurang lebih 15 motor membawa sajam dan airsoft gun,” kata Kombes Susatyo, Kamis (9/10/2025).

Rekaman CCTV sendiri menunjukkan pengunjung warkop sempat berupaya mencegah kedatangan gerombolan penyerang.

Namun, upaya tersebut gagal. Sekelompok pria tiba-tiba datang dan langsung menyerang pengunjung serta pemilik warkop.

Dalam suasana panik tersebut, terlihat salah satu pelaku melepaskan tembakan dan melakukan kekerasan fisik terhadap sejumlah orang. Dua korban dilaporkan mengalami luka tembak, yakni SH (24) dan AP (19).

Selain melakukan penyerangan, pelaku juga merampas barang milik warkop, termasuk uang tunai sebesar Rp 2 juta yang diambil dari meja kasir.

Polisi telah menyita barang bukti berupa rekaman CCTV warkop dan satu butir peluru gotri. Saat ini, pihak kepolisian, termasuk Kapolsek Metro Tanah Abang Kompol Haris Akhmat Basuki, masih terus memburu para pelaku.

”Masih proses penyelidikan,” kata Kompol Haris.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler