Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Manggarai Barat – Terumbu karang di perairan Pulau Sebayur Kecil, Kawasan Taman Nasional (TN) Komodo, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami kerusakan setelah terseret jangkar kapal wisata bernama Apik.

Video mengenai insiden yang menunjukkan jangkar kapal bergerak hingga merusak ekosistem terumbu karang pada kedalaman sekitar 5 hingga 7 meter ini telah beredar luas di media sosial dan membuat warganet geram.

Nakhoda kapal dengan identitas Riswan sendiri langsung diperiksa atas kejadian tersebut.

Dilansir dari detikcom, Riswan mengonfirmasi kejadian tersebut berlangsung pada Sabtu, 25 Oktober 2025 lalu. Hanya, Riswan mengatakan belum bisa memberikan kronologi detail karena masih menjalani proses pemeriksaan oleh pihak berwenang.

”Saya masih di Syahbandar (KSOP). Nanti saya berikan keterangan,” ujar Riswan.

Kepala KSOP Kelas III Labuan Bajo Stephanus Risdiyanto, mengonfirmasi jika pihaknya telah meminta keterangan dari Riswan. Proses yang berlangsung adalah pengambilan keterangan awal.

Keterangan...  

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Berita Terkini

Terpopuler