Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, memberikan indikasi kuat mengenai rencana pembukaan rekrutmen CPNS 2026 Kemenkeu.

Proses penerimaan pegawai baru di Kemenkeu ini direncanakan akan mengadopsi skema hibrida, yaitu menggabungkan pelamar umum dengan lulusan dari Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (PKN STAN).

Dalam bocoran awal mengenai formasi CPNS 2026 Kemenkeu, terungkap adanya rencana untuk merekrut sebanyak 300 lulusan SMA.

Para lulusan SMA ini akan ditempatkan sebagai tenaga lapangan di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) di seluruh Indonesia.

”Bea Cukai kan perlu tenaga lapangan. Kita akan rekrut 300 lulusan SMA dari seluruh Indonesia," ujar Purbaya Yudhi Sadewa dalam media briefing di Jakarta Pusat pada Jumat (14/11/2025), saat membahas formasi CPNS 2026 Kemenkeu sebagaimana dilansir dari detikcom, Senin (17/11/2025)

Selain lulusan SMA, mantan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) ini juga menyebutkan kuota bagi lulusan PKN STAN yang diperkirakan mencapai 279 orang untuk mengisi kebutuhan Kemenkeu.

”Saya pikir akan terbuka hibrida. Ada STAN, ada luar STAN,” ungkapnya.

Rencana...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler