Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Muria Kudus (BEM-KM UMK) bersama seluruh Organisasi Mahasiswa (Ormawa) UMK melaksanakan aksi solidaritas penggalangan dana di berbagai ruas jalan protokol di Kabupaten Kudus, Rabu (03/12/2025). 

Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian mahasiswa terhadap korban bencana di wilayah Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh yang terkena dampak parah pada akhir November lalu.

Aksi turun ke jalan ini dilakukan di sejumlah titik strategis yang ramai lalu lintas, meliputi, Sekitar kawasan Kampus UMK, Alun-alun Kudus, Jalan Bakti (Proliman) Kudus, Jalan Dr. Lukmonohadi, Jl. Hos Cokroaminoto.

Penggalangan dana. juga dilakukan di Jalan K.H.R. Asnawi, Jalan Jend. Sudirman, Jalan Lingkar Utara (sekitar Perempatan Panjang), Jalan R. Agil Kusumadya, serta Jalan Sunan Kudus.

Ratusan mahasiswa yang terlibat terlihat membawa kotak donasi, poster ajakan solidaritas, serta melakukan orasi kemanusiaan untuk mengajak masyarakat ikut membantu meringankan beban para korban. Aksi ini berlangsung tertib, penuh empati, dan mendapatkan respons positif dari para pengguna jalan maupun warga sekitar.

Presiden BEM-KM UMK, Abdullah In’am Maulana menyampaikan, aksi penggalangan dana di jalanan ini bukan hanya soal mengumpulkan materi, tetapi tentang menyampaikan pesan kemanusiaan bahwa kita semua terhubung. 

”Ketika saudara kita di Sumatra menderita, maka kita pun merasakan panggilan moral untuk membantu, sekecil apa pun kontribusinya,” jelas In’am.

Mahasiswa jurusan Psikologi UMK itu melihat antusiasme luar biasa dari masyarakat Kudus. Banyak yang turun kaca, berhenti sejenak, bahkan memberikan doa. 

Ini membuktikan bahwa kepedulian sosial masih sangat hidup di tengah masyarakat kita. Mahasiswa UMK merasa beruntung bisa menjadi jembatan antara warga dan para korban bencana,” imbuhnya.

UMK Peduli....

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler