Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

 

Sebuah rekaman video yang beredar pun menunjukkan kondisi HA yang babak belur akibat insiden tersebut.

Dalam video tersebut, beberapa warga terlihat berusaha menenangkan situasi dan menghentikan aksi kekerasan. Sementara itu, oknum guru YR terlihat hanya terdiam menunduk, tanpa memberikan perlawanan.

Kepala Desa Riak Siabun, Rizki Agung Putra, saat dikonfirmasi membenarkan adanya penggerebekan tersebut. Pihak desa segera bertindak cepat untuk meredam keributan dan menyelesaikan masalah.

”Memang benar kejadian itu terjadi. Kasus sudah diselesaikan di desa,” ujar Rizki singkat.

Kapolres Seluma, AKBP Bonar Ricardo P Pakpahan, SIk MIk, melalui Kapolsek Sukaraja, Iptu Catur Teguh Susanto juga membenarkan adanya kejadian tersebut dan menyatakan bahwa kasus telah diselesaikan secara damai.

”Iya mas, saat ini sudah damai. Karena tidak ada delik aduan, jadi diselesaikan secara kekeluargaan di balai desa setempat,” tegas Kapolsek.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler