Video yang merupakan rekaman dari kamera CCTV itu diunggah oleh akun Tiktok @k******9 pada Sabtu (3/1/2025). Postingan berdurasi 50 detik itu langsung viral dan menjadi perbincangan publik.
Melalui unggahan itu akun @k******9 menuliskan caption yang mengecam keras tindakan tak senonoh yang dinarasikan diduga pegawai RSUD Loekmono Hadi Kudus itu.
Menurutnya, rumah sakit adalah tempat kemanusiaan yang suci. Sebuah ruang pelayanan yang seharusnya mengedepankan penghormatan, etika, moralitas, dan martabat manusia. Bukan tempat perilaku tak pantas bahkan keji.
Terlebih lagi, Kabupaten Kudus merupakan Kota Santri yang seharusnya menjunjung tinggi moralitas dan keagamaannya. Perilaku pegawai itu telah mencoreng nama baik institusi serta Kabupaten Kudus.
Murianews, Kudus – Beredar di media sosial TikTok sebuah video mesum diduga pegawai RSUD Kudus atau RSUD Loekmono Hadi Kudus baru-baru ini.
Dalam video mesum tersebut tampak memperlihatkan seorang laki-laki dan perempuan berkerudung yang dinarasikan pegawai RSUD Kudus sedang berbuat mesum.
Video yang merupakan rekaman dari kamera CCTV itu diunggah oleh akun Tiktok @k******9 pada Sabtu (3/1/2025). Postingan berdurasi 50 detik itu langsung viral dan menjadi perbincangan publik.
Melalui unggahan itu akun @k******9 menuliskan caption yang mengecam keras tindakan tak senonoh yang dinarasikan diduga pegawai RSUD Loekmono Hadi Kudus itu.
Menurutnya, rumah sakit adalah tempat kemanusiaan yang suci. Sebuah ruang pelayanan yang seharusnya mengedepankan penghormatan, etika, moralitas, dan martabat manusia. Bukan tempat perilaku tak pantas bahkan keji.
Terlebih lagi, Kabupaten Kudus merupakan Kota Santri yang seharusnya menjunjung tinggi moralitas dan keagamaannya. Perilaku pegawai itu telah mencoreng nama baik institusi serta Kabupaten Kudus.
Caption terkait...
”STOP PERILAKU AMORAL
DI LINGKUNGAN PELAYANAN PUBLIK
DUGAAN AKSI TIDAK SENONOH
OKNUM PEGAWAI BLUD
RSUD dr. LOEKMONO HADI KUDUS
Dugaan tindakan mesum yang dilakukan oknum pegawai BLUD RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus, berinisial A, yang bertugas di bagian pemulasaran jenazah, merupakan tindakan tercela yang melanggar etika, moral, norma agama, dan nilai kemanusiaan.
Rumah sakit adalah ruang suci kemanusiaan-tempat pelayanan, empati, dan penghormatan terakhir bagi jenazah. Bukan tempat untuk perilaku bejat dan penyalahgunaan jabatan. KUDUS ADALAH KOTA SANTRI. Menjunjung tinggi akhlak, adab, dan kehormatan. Perilaku amoral oleh oknum aparatur publik telah: Mencederai martabat institusi pelayanan kesehatan. Merusak kepercayaan masyarakat. Menodai nama baik Kudus sebagai Kota Santri,” tulisnya dalam caption akun Tiktok @k******9.
Lebih lanjut ia, juga melayangkan tuntutan dalam caption unggahannya kepada pihak RSUD Kudus. Ia menekankan agar RSUD Loekmono Hadi Kudus segera melakukan tindakan tegas.
Ia meminta pihak rumah sakit melakukan investigasi yang transparan. Setelah itu memberikan sanksi tegas apabilah dugaan tersebut terbukti benar.
”KAMI MENUNTUT : PENYELIDIKAN DAN PENEGAKAN HUKUM YANG TEGAS & TRANSPARAN. SANKSI MAKSIMAL JIKA DUGAAN TERBUKTI. EVALUASI TOTAL SISTEM PENGAWASAN RSUD. PERLINDUNGAN TERHADAP KORBAN DAN KELUARGA. BERSIHKAN INSTITUSI DARI OKNUM TIDAK BERMORAL. TIDAK ADA TOLERANSI UNTUK PERILAKU MESUM DI RUANG PELAYANAN PUBLIK. JAGA MARWAH RUMAH SAKIT. JAGA KEHORMATAN KUDUS HUKUM HARUS DITEGAKKAN TANPA PANDANG BULU@pemkabkudus
@rsuddr.loekmonohadi,” tambahnya dalam caption.
Konfirmasi direktur….
Sementara itu saat dikonfirmasi, Direktur RSUD Kudus, dr Abdul Hakam menyampaikan, pihaknya akan segera melakukan rapat untuk membahas video viral tersebut. Ia menyesalkan adanya perilaku meresahkan yang menyangkut nama RSUD dr Loekmono Hadi Kudus.
”Besok kita mau rapatkan. Meresahkan, oknumnya pasti,” ujarnya melalui grup WhatsApp, Minggu (4/1/2026).
Namun, ia belum bisa memastikan kebenaran rekaman video mesum itu terjadi di RSUD Kudus serta keterlibatan pegawainya.
”Belum bisa memastikan. Semua berdasarkan praduga tak bersalah dulu. Terimakasih atas perhatiannya,” pungkasnya.