Rabu, 22 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jepara – Musibah Banjir dan Tanah Longsor akibat curah hujan tinggi yang melanda wilayah Muria Raya akhir pekan kemarin menyisakan cerita yang belum usai.

Sebanyak 3.522 jiwa warga Desa Tempur, Kecamatan Keling Kabupaten Jepara masih terisolasi berkat akses yang terputus karena longsor dan jalanan yang putus terkikis arus sungai.

Kepala BPBD Kabupaten Jepara Arwin Noor Isdiyanto mengatakan, ada enam dukuh yang terdiri dari 1.446 kepala keluarga yang terisolasi akibat terputusnya akses jalan secara total.

Longsor menerjang desa ini Jumat (9/1/2026) setelah diguyur hujan deras tanpa henti. "Terdapat 3.522 jiwa dari 1.445 kepala keluarga Desa Tempur yang berada di enam dukuh terisolir akibat terputusnya akses jalan secara total," ujar Arwin dalam keterangannya, Minggu (11/1/2026).

Atas dasar peristiwa tersebut Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah gerak cepat dalam bentuk kepeduliannya menyerahkan bantuan BBM Dexlite 1.000 liter untuk operasional alat berat, tabung LPG untuk dapur umum posko pengungsian dan makanan cepat saji.

Bantuan diserahkan secara simbolis kepada Bupati Jepara Witiarso Utomo disaksikan Gubernur Jateng Komjen Pol (Purn) Drs Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen pada saat mengunjungi titik pembersihan excavator di lokasi yang sudah 4 hari dilanda hujan deras tersebut.

Untuk alat berat...

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Berita Terkini

Terpopuler