Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia secara resmi mengimbau masyarakat untuk menunda sementara keberangkatan ibadah umrah hingga situasi di Timur Tengah kembali kondusif.

Langkah ini diambil guna menjamin keamanan, keselamatan, dan kenyamanan seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang berencana menunaikan ibadah di Tanah Suci.

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, meminta para jemaah yang akan berangkat dalam waktu dekat untuk mengatur ulang jadwal mereka.

”Kami mengimbau kepada seluruh jemaah umrah yang akan berangkat dalam waktu dekat untuk menunda keberangkatan sementara sampai dengan kondusivitas itu benar-benar hadir di Timur Tengah,” kata Dahnil, dilansir dari detikcom, Senin (2/3/2026).

Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Pengelolaan Umrah dan Haji Khusus (Siskopatuh), saat ini tercatat sebanyak 58.873 jemaah umrah Indonesia masih berada di Arab Saudi.

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, memastikan pemerintah terus memantau kondisi mereka secara berkala,

Warga Indonesia di sana pun diminta tidak panik karena pemerintah fokus memastikan perlindungan jemaah.

Komunikasi intens... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler