Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta – Musibah memilukan melanda kawasan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat. Longsor Bantragebang di gunungan sampah di Zona 4C menimbun sejumlah orang yang sedang beraktivitas di lokasi pada Minggu lalu.

Hingga Senin (9/3/2026), jumlah korban meninggal dunia akibat longsor Bantargebang yang berhasil dievakuasi telah bertambah menjadi empat orang.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Kusumo Wahyu Bintoro, mengonfirmasi para korban meninggal longsor Bantargebang terdiri dari berbagai latar belakang, mulai dari pengemudi logistik hingga warga lokal.

Pihak kepolisian menduga jumlah korban bisa terus bertambah mengingat aktivitas di zona tersebut cukup padat saat kejadian. Data sementara memperkirakan total korban yang terdampak mencapai 10 orang, yang terdiri dari lima pengemudi truk dan lima warga sekitar.

Kejadian bermula saat tumpukan sampah tiba-tiba runtuh dan menutup akses jalan utama di area TPST, serta menghancurkan warung kopi dan menimpa beberapa armada truk yang tengah beroperasi.

Saksi mata melaporkan sempat mendengar teriakan warga sebelum gunungan sampah tersebut runtuh dan menjadi longsor Bantargebang.

Daftar korban...  

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News