Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kuala Lumpur – Kegiatan kursus bahasa Jawa dibuka di Johor, Malaysia. Kursus Bahasa Jawa ini dibuka oleh Konsulat Jenderal RI di Johor Bahru, Malaysia.
Sigit Suryantoro Widiayanto, Konsul Jenderal RI di Johor Bahru, secara resmi meluncurkan kursus bahasa Jawa. Kegiatan ini dibuka di Keraton Mbah Anang yang berada di kawasan Muar.
Seperti dilansir Antara, Rabu (22/5/2024), Sigit mengungkapkan langkah membuka kursus Bahasa Jawa di Johor, menjadi salah satu upaya mengembangkan dan melestarikan budaya Jawa yang inklusif.
Dikatakannya, ada banyak masyarakat keturunan Jawa yang sudah lama tinggal di Johor. Mereka banyak yang hidup menetap khususnya di Muar dan Batu Pahat berpuluh-puluh tahun.
Kursus bahasa Jawa ini diharapkan bisa menjadikan kawasan itu menjadi sebuah pusat kebudayaan Jawa di Johor Maaysia. Sehingga budaya Jawa tetap bisa tumbuh di kalangan masyarakat keturunan Jawa yang ada di sana.
Kursus bahasa Jawa itu akan diarahkan bagi para penutur asing di Malaysia. Ini diharapkan bisa menjadi sinergi antara Konsulat Jenderal RI di Johor Bahru, Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI, dan Universitas Negeri Surabaya (UNESA).
Sigit mengatakan kursus bahasa Jawa itu menjadi yang pertama diluncurkan perwakilan RI di Malaysia. Pembelajarannya dilakukan secara daring oleh para dosen UNESA.
Dia mengatakan penutur asing diharapkan dapat menguasai dasar-dasar bahasa Jawa dalam 16 kali pertemuan. Sistem pengajarannya dikemas dengan cara yang menyenangkan.
Peserta kursus nantinya juga tidak hanya mempelajari aksara dan bahasa Jawa. Tetapi juga akan mempelajari tembang dan langgam Jawa. Dalam kelanjutannya diharapkan kursus bisa dilakukan secara luring.



