Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta – Penemuan mayat tanpa kepala di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, menghebohka warga, Selasa (29/10/2024) lalu. Kasus ini masih terus didalai oleh Polisi, hingga Kamis (31/10/2024).

Polda Metro Jaya Melalui Ditreskrimum disebutkan masih terus bekerja untuk mengungkap kasus ini. Hal ini seperti disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombe Ade Ary Syam, dilansir dari Antara Kamis (31/10/2024).

Mayat tanpa kepala tersebut diduga merupakan korban pembunuhan. Selanjutnya masih akan diselidiki berbagai kemungkinan yang terjadi dalam kasus ini, dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi.

"Penyidik telah berkomunikasi dengan keluarga korban dan selanjutnya keluarga korban membuat laporan polisi terkait dugaan peristiwa pembunuhan. Mohon waktu saat ini penyidik Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya masih bekerja," ungkap Kombes Ade Ary Syam.

Pemeriksaan terhadap mayat yang ditemukan sudah dilakukan, dan diduga yang menjadi korban pembunuhan ini diketahui sebagai seorang wanita berinisial SH (40).
"Jadi sampai dengan saat ini, berdasarkan informasi dari Subdit Jatanras dan hasil pemeriksaan luar dan dalam dari jenazah, maka telah teridentifikasi korban itu saudari SH usia 40 tahun," tutur Ade Ary melanjutkan.

Sampai saat ini pihal Polisi masih terus memburu pelaku kasus dugaan pembunuhan ini. Pengejaran dilakukan setelah Polisi mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

"Kami tidak hafal jumlah pastinya (saksi), yang jelas berawal dari TKP ya, saksi-saksi yang mengetahui, saksi-saksi yang menemukan mayat, kemudian ditelusuri jenazah ini siapa, mayat ini siapa kemudian keluarganya, tentunya akan dilakukan pengambilan keterangan untuk membuat terang peristiwa yang sedang didalami," tutur Ade Ary lagi.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler