Mayat Misterius Ditemukan Membusuk di Hutan Regaloh Pati
Umar Hanafi
Sabtu, 26 Oktober 2024 13:50:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Pati – Sesosok mayat misterius ditemukan membusuk di Hutan Regaloh, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Sabtu (26/10/2024). Warga setempat pun geger.
Kapolsek Tlogowungu Iptu Mujahid memaparkan awalnya pihaknya mendapatkan laporan dari Asisten Perhutani (Asper) Tlogowungu bahwa anggotanya menemukan mayat di Hutan Regaloh, petak 131 B.
”Tadi sekitar pukul 09.15 WIB kami mendapatkan laporan dari Asper Tlogowungu, bahwa anggotanya saat patroli menemukan adanya sosok mayat di Hutan Regaloh, petak 131 B, masuk Desa Regaloh,” ungkap dia.
Setelah mendapatkan laporan, dirinya bersama personel Polsek Tlogowungu dan Asper Tlogowungu langsung mengecek kebenaran kabar itu. Benar saja, sesosok mayat lelaki ditemukan dalam keadaan membusuk.
”Kemudian saya bersama anggota didampingi asper mendatangi lokasi. Benar ditemukan sosok mayat yang diperkirakan laki-laki. kemudian kami menghubungi Polresta Pati, Inavis dan Puskesmas Tlogowungu,” tutur Iptu Mujahid.
Setelah itu, lanjut dia, pihak kepolisian melakukan olah TKP. Petugas Inavis dan tenaga kesehatan juga memeriksa mayat lelaki tersebut. Korban pun dipastikan meninggal sudah lebih dari sepekan.
”Berdasarkan pemeriksaan jenazah, jenazah 60 tahun, panjang 170-an. Tidak ditemukan kekerasan. Menurut dr Lela dari Puskesmas Tlogowungu itu diperkirakan seminggu hingga lebih dari seminggu yang lalu,” ujar dia.
Keyakinan ini muncul lantaran kondisi mayat sudah membusuk dan wajah korban sudah tidak bisa dikenali. Hal ini membuat pihak kepolisian kesulitan mengidentifikasi korban tersebut. Saat ini jenazah korban berada di Ruang Jenazah RSUD Soewondo.
”Kondisi sudah mulai pembusukan, wajah ndak bisa dikenali kembali. Langkah kami mengimbau kepada masyarakat yang kehilangan anggota keluarganya sekitar 2 mingguan untuk melaporkan ke kami,” pungkas dia.
Editor: Cholis Anwar



