Anak Menteri yang Sebut Sri Mulyani Agen CIA, Ternyata...
Budi Santoso
Rabu, 10 September 2025 11:02:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jakarta – Nama Yudho Achilles Sadewa mendadak menjadi perbincangan hangat di jagat maya setelah unggahan kontroversial di akun media sosialnya viral. Momen tersebut terjadi tak lama setelah ayahnya, Purbaya Yudhi Sadewa, resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani Indrawati.
Di tengah sorotan terhadap Purbaya yang baru dilantik jadi Menkeu, perhatian publik beralih kepada putranya, Yudho Achilles Sadewa. Melalui akun Instagram @yvdas4dewa, Yudho mengunggah pernyataan yang memicu kontroversi.
"Alhamdulillah ayah jadi mentri. Alhamdulillah, ayahku melengserkan agen CIA Amerika yang menyamar jadi menteri,"demikian unggahan yang membuat gempar itu.
Meskipun tidak menyebut nama Sri Mulyani secara langsung, tetapi secara implisit, tuduhan sebagai agen CA itu jelas ditunjukan ke Sri Mulayani. Setelah Viral, akun Instagram Yudho yang memiliki puluhan ribu pengikut menghilang dari platform.
Dilansir dari sejumlah sumber, Yudho kelahiran 2006, merupakan putra pertama Purbaya Yudhi Sadewa, yang baru saja dilantik jadi Menkeu. Remaja ini adalah alumni SMA Al-Izhar Pondok Labu, Jakarta Selatan, dan lulus pada tahun 2023.
Meski masih remaja, Yudho ternyata dikenal sebagai trader muda yang mulai banyak dikenal. Ketertarikannya terhadap dunia trading muncul sejak duduk di bangku SMP, sekitar tahun 2017–2018.
Berawal dari rasa penasaran terhadap dunia kripto, Yudho mulai belajar secara otodidak dan berinvestasi dengan modal awal Rp500 ribu. Remaja ini bahkan mengklaim telah meraih keuntungan hingga Rp13 miliar sejak tahun 2019.
Agen CIA...
- 1
- 2



