Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Salim, salah satu pengawas Ponpok Pesantren Al Anwar Sarang, Rembang mengatakan, bacaan alquran maupun tahlil sudah dilakukan sejak tadi pati, yakni pada pukul 08.00 WIB usai ada kepastian dari Makkah terkait meninggalnya Mbah Moen.

"Yang baca surat yasin dan tahlil sudah sejak pagi tadi, baik para santri maupun warga sekitar," ungkapnya.

Lebih lanjut, setelah maghrib nanti, para santri akan melakukan salat ghaib untuk Mbah Moen. Sementara setelah Isya' akan diadakan doa bersama.

Dia juga mengatakan, beberapa keluarga sudah berada di Makkah. Namun, ada juga keluarga yang masih berada di rumah duka untuk menyambut para tamu.

Dari pantauan MURIANEWS.com, mulai pagi hingga siang ini, para pelayat terus berdatangan silih berganti. Bahkan ada juga yang nampak menahan tangis di hadapan keluarga Mbah Moen.Wafi Maimun Zubar, putra Mbah Moen juga nampak berdada di depan pintu masuk di rumah duka. Beliau nampak menyambut para pelayat yang hadir. Reporter: Cholis AnwarEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler