Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Lontaran lava pijar Gunung Semeru ini teramati secara visual dari sisi tenggara gunung. Tepatnya dari Desa Oro-Oro Ombo Kecamatan Pronojiwo Lumajang.

Dalam rekaman CCTV, aktivitas vulkanik gunung tertinggi di Pulau Jawa ini terekam di seismograf milik Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru.

Baca: Gunung Semeru Kembali Muntahkan Lava Pijar Sejauh 800 Meter

”Berdasarkan laporan pos pengamat Gunung Semeru terjadi guguran lava pijar dengan jarak hingga 2 Km,” ujar Kabid Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Lumajang Wawan Hadi Siswoyo mengutip Detik.com, Rabu (5/4/2023).

Berdasarkan laporan periodik Pos pengamatan Gunung Semeru periode 5 April 2023 pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB aktivitas letusan terekam sebanyak 14 kali, hembusan 2 kali dan tektonik jauh sebanyak 3 kali.Sementara petugas tetap mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas apapun di radius 13 kilometer dari puncak Gunung Semeru dan 500 meter dari sepadan sungai hingga 17 Km di sepanjang aliran lahar.Baca: Gunung Semeru Kembali Muntahkan Lava Pijar Sejauh 2 KilometerSelain itu masyarakat diimbau mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava dan lahar di sepanjang sungai yang berhulu dari Gunung Semeru.Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan aktivitas pada radius 13 kilometer dari puncak.

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler