Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan, dalam proyek smart cuty kota Bandung tersebut, terdapat pengadaan CCTV dan jaringan internet. Dua komponen ini yang diduga menjadi sasaran Wali Kota Bandung untuk dikorupsi.

”Menerima hadiah atau janji yang dilakukan penyelenggara negara dalam pengadaan barang jasa berupa CCTV dan jaringan Internet pada program Smart City Kota Bandung,” kata Firli mengutip Kompas.com, Sabtu (15/4/2023).

BacaWali Kota Bandung Diduga Terlibat Suap Pengadaan CCTV dan Internet

Firli mengatakan, dalam pengadaan itu, Yana Mulyana dan sejumlah pihak lainnya diduga menerima hadiah atau janji (suap).

Sejauh ini, dalam operasi senyap tersebut KPK telah mengamankan 9 orang termasuk Yana Mulyana.

Firli berujar, dirinya pernah mengingatkan kepala daerah dalam rapat koordinasi KPK dengan sejumlah kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.Ia berpesan, pejabat yang melakukan korupsi akan ditangkap KPK.”Itu dibuktikan hari ini Wali Kota Bandung Yana Mulyana ditangkap menyusul Bupati Meranti,” ujar Firli.BacaKPK OTT Wali Kota BandungDia juga menegaskan jika apa yang dilakukan KPK saat ini, yakni melakukan OTT terhadap Yana Mulyana, adalah bukti eksistensi KPK.”Hari ini kami buktikan, KPK masih ada,” tegasnya.

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Berita Terkini

Terpopuler