Katering untuk Jemaah Haji di Arab Saudi, 30 Persen Makanan Harus Produk Indonesia
Cholis Anwar
Rabu, 19 April 2023 13:34:08
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Dalam kerja sama itu, 30 persen katering yang nantinya digunakan harus menggunakan produk Indonesia. Sehingga, para jemaah dalam hal ini masih bisa menikmati hidangan khas Indonesia selama pelaksanaan ibadah haji.
Hilman mengatakan, katering menjadi salah satu layanan yang disiapkan Kementerian Agama (Kemenag) bagi jemaah haji Indonesia. Jutaan box makanan akan disiapkan untuk jemaah saat berada di Madinah, Makkah, Masyair (Arafah, Muzdalifah, Mina) dan juga Bandara.
Baca: 10 Kontainer Bumbu dan Tuna Diekspor ke Arab Saudi untuk Kebutuhan Haji
”Tahun ini kita ingin agar bahan makanan yang digunakan untuk layanan katering jemaah haji kita adalah produk Indonesia. Kita cantumkan dalam kontrak kerja sama bahwa 30 persen dari komponen katering harus berupa produk Indonesia,” terang Hilman mengutip laman resmi Kemenag, Rabu (19/4/2023).
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



