Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Direktur Eksekutif Kereta Api India, Amitabh Sharma, menjelaskan bahwa tiga kereta terlibat dalam kecelakaan tersebut, di antaranya dua kereta penumpang dan satu kereta barang yang sedang diparkir di lokasi.

Pihaknya juga mengungkapkan bahwa jumlah korban tewas dan terluka dalam kecelakaan ini kemungkinan akan bertambah karena proses penyelamatan masih berlangsung. Laporan juga menyebutkan bahwa banyak penumpang yang masih terjebak di bawah gerbong kereta yang hancur.

Baca: Jadi Korban Kecelakaan Kereta Kelinci, Ibu dan Anak di Boyolali Dimakamkan Satu Liang

Dikonfirmasi oleh Sekretaris Kepala Negara Bagian Odisha, Pradeep Jena jika ada sekitar 850 orang yang terluka telah dilarikan ke rumah sakit.
Sementara petugas medis di Balasore, Anil Kumar Mohanty mengatakan, banyak dokter dan petugas medis lainnya telah dikerahkan ke lokasi kecelakaan untuk memberikan bantuan medis kepada para korban.Seorang korban selamat memberikan kesaksiannya kepada wartawan sebuah stasiun TV lokal, mengatakan bahwa dia sedang tidur saat kecelakaan terjadi. Dia terbangun dan mendapati dirinya terjebak di bawah beberapa penumpang lainnya.Baca: Terguling, 4 Penumpang Kereta Kelinci di Klaten DirawatMeskipun cedera di leher dan lengannya, dia berhasil merangkak keluar dari gerbong yang hancur.

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler