Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengungkapkan, Arab Saudi akan memberikan kuota petugas haji Indonesia sebanyak 2.000 orang untuk penyelenggaraan ibadah haji pada tahun 1445 Hijriah/2024 Masehi.

Menag Yaqut Cholil Qoumas mengungkapkan hal ini saat berbicara dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Jakarta pada Senin (18/9/2023). Kuota yang diberikan oleh Arab Saudi tersebut jauh lebih kecil dibandingkan dengan kuota petugas haji pada penyelenggaraan haji tahun sebelumnya, yaitu tahun 1444 Hijriah/2023 yang mencapai 4.200 orang.

Menurutnya, keterbatasan kuota petugas haji akan menjadi masalah tersendiri yang berpotensi berdampak pada pelayanan kepada jamaah, terutama mengingat porsi jamaah calon haji lansia yang tinggi pada tahun depan.

Dalam situasi di mana kuota haji pada tahun 1445 Hijriah/2024 yang diberikan oleh Arab Saudi tetap sama seperti tahun sebelumnya, yaitu sebanyak 221 ribu orang, Menag Yaqut Cholil Qoumas menyatakan bahwa pemberian kuota petugas haji hanya 2.000 orang menjadi sebuah masalah yang perlu ditindaklanjuti.

Ia mengungkapkan bahwa Kementerian Agama (Kemenag) berencana menggelar rapat bersama dengan Kementerian Haji Arab Saudi untuk mempertanyakan dasar dari pemberian kuota petugas haji yang sangat terbatas ini.

”Kami akan menanyakan mengapa kuota petugas hanya 2.000 orang, sedangkan kuota jamaahnya sama dengan tahun sebelumnya, yaitu 221 ribu orang. Tentu ini akan menjadi masalah tersendiri,” kata Menag Yaqut Cholil Qoumas mengutip Antaranews.com, Selasa (19/9/2023).

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler