Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Yogyakarta – Penyair terbaik Indonesia, Joko Pinurbo atau yang akrab disapa Jokpin dikabarkan telah meninggal dunia, Sabtu (27/4/2024).

Kabar duka itu berseliweran di media sosial atau medsos. Dalam Instagram @ulinyusron yang merupakan rekan Joko Pinurbo, menuliskan jika penyakir kawakan itu telah meninggal dunia.

Innalillahi wa innaillaihi rojiun. Telah berpulang penyair, panutan dan pembimbingku waktu S2 IKJ Mas @jokpin.jogja tadi pagi,” tulisnya dikutip Murianews.com.

Lebih lanjut, Ulin juga meniliskan jika sejak dirinya mengunggah kabar duka itu, jenazah masih berada di rumah sakit. Rencananya, siang ini jenazah akan disemayamkan di PUKY siang ini.

Almarhum akan dimakamkan besok Minggu di Sleman,” kata Ulin.

Joko Pinurbo, sastrawan yang lahir di Sukabumi, Jawa Barat pada 11 Mei 1962, dikenal dengan karya-karya puisinya yang sederhana namun sarat makna.

Puisi-puisinya yang menggeluti tema keseharian dengan sentuhan parodi telah memberikan warna tersendiri dalam kancah sastra modern Indonesia. Jokpin, sapaannya, telah menulis sejak masih duduk di bangku sekolah dasar.

Jokpin merupakan alumni Jurusan Pendidikan dan Sastra dari Institut Keguruan dan Ilmu Kependidikan (IKIP) Sanata Dharma.

Pendidikan formalnya di bidang sastra tidak berhenti di situ, ia juga menghabiskan beberapa waktu di Seminari Menengah Santo Petrus Canisius Mertoyudan, Magelang, Jawa Tengah, yang menambah kedalaman spiritual dan intelektual dalam karyanya.

Menetap di Yogyakarta, Jokpin belakangan ini dikenal aktif menulis puisi pendek yang sering diunggah ke platform media sosial X, sebelumnya dikenal sebagai Twitter.

Tema-tema keseharian seperti celana, bulan, dan kamar mandi sering muncul dalam karyanya, dipilih karena kemampuannya untuk mengubah hal-hal sepele menjadi refleksi yang mendalam.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler