Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, JakartaPresiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia untuk mendukung penguatan Pasukan Penjaga Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), khususnya di Palestina.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden dalam pertemuannya dengan Sekretaris Jenderal PBB António Guterres, yang berlangsung di Rio de Janeiro, Brasil, pada Minggu (17/11/2024).

”Kebutuhan akan pasukan penjaga perdamaian yang diamanatkan secara internasional, kami siap menyediakan pasukan,” ujar Presiden Prabowo dikutip dari Antara, Senin (18/11/2024).

Presiden Prabowo menyatakan dukungan Indonesia terhadap Pasukan Penjaga Perdamaian PBB ini berdasarkan catatan dan pengamatan yang dilakukan Indonesia terhadap situasi di Palestina.

Ia menekankan bahwa dukungan tersebut juga sejalan dengan amanat internasional yang mendukung upaya perdamaian di wilayah tersebut.

Sekretaris Jenderal PBB António Guterres mengapresiasi peran Indonesia dalam mendukung misi Pasukan Penjaga Perdamaian PBB.

Guterres menilai Indonesia sebagai mitra yang sangat inspiratif dalam mendorong keadilan dan kesetaraan dalam sistem internasional.

”Peran negara-negara seperti Indonesia itu sangat penting bagi kami dalam berjuang untuk lebih banyak keadilan, lebih banyak kesetaraan, dan lebih banyak kapasitas dalam sistem internasional,” kata Guterres.

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler