Kementerian ESDM Siapkan Gugus Tugas untuk Pembangunan PLTN
Cholis Anwar
Minggu, 16 Februari 2025 10:02:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan membentuk tiga gugus tugas untuk menentukan lokasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) pertama di Indonesia.
Langkah ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani, di Jakarta.
Menurut Eniya, gugus tugas tersebut akan ditunjuk setelah pemerintah meresmikan pembentukan organisasi implementasi program nuklir atau Nuclear Energy Program Implementation Organization (Nepio).
”Saya sudah membuat persiapan Nepio, ini baru akan dibahas dengan Pak Menteri (ESDM Bahlil Lahadalia). Terus nanti dari situ ada tiga gugus tugas yang akan ditugasi untuk menentukan lokasi,” ujar Eniya, dikutip dari Antara, Minggu (16/2/2025).
Selain menentukan lokasi, gugus tugas ini juga akan menyusun prosedur keamanan, mulai dari tahap perencanaan hingga operasional PLTN perdana.
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menyatakan, pengembangan PLTN di Indonesia dipercepat dari target awal 2032 menjadi 2029.
”Pengembangan pembangkit nuklir diupayakan percepatan 2029–2032,” ucap Yuliot dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (23/1/2025).
Percepatan pembangunan...
- 1
- 2



