Kematian Mahasiswa UKI Masih Misteri, Diduga Sempat Pesta Miras
Cholis Anwar
Sabtu, 8 Maret 2025 08:53:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Sekitar pukul 19.30 WIB, terjadi pertengkaran lagi. Petugas keamanan kampus yang melihat kejadian tersebut langsung turun tangan untuk melerai.
”Petugas keamanan melerai dan saksi (EFW) memapah korban ke arah pintu keluar. Namun, saksi meninggalkan korban karena mengira korban akan mengambil sepeda motor ke arah saung,” lanjutnya.
Namun, ternyata Kenzha tidak menuju ke sepeda motor, melainkan ke arah pagar sambil berteriak dan mengoyak pagar hingga akhirnya terjatuh bersama pagar tersebut.
Kepolisian telah mengamankan rekaman CCTV dari taman perpustakaan UKI, yang memperlihatkan korban bersama teman-temannya sedang minum-minum serta momen ketika terjadi cekcok. Namun, area tempat korban jatuh tidak terpantau oleh kamera pengawas.
”CCTV di TKP pertama, yaitu taman perpustakaan, merekam adanya sedikit cekcok dan korban yang diantar keluar pagar. Namun, TKP tempat korban jatuh tidak terpantau CCTV,” kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly.
Polisi juga telah mengumpulkan barang bukti berupa botol minuman, patahan pagar, serta batu yang ditemukan di lokasi kejadian.
Dari hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka di bagian kepala, yang saat ini masih dalam analisis untuk menentukan penyebab pastinya.



