Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Surabaya – Panitia Persiapan Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya melaporkan, hingga Kamis (29/5/2025), sebanyak 12 jemaah haji telah meninggal dunia di Tanah Suci.

Sebagian besar disebabkan oleh sakit. Data ini disampaikan oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris PPIH Surabaya, Sugiyo, pada Sabtu (31/5/2025).

”Penyebabnya rata-rata karena sakit,” ujar Sugiyo dikutip dari Detikjatim.com, Sabtu (31/5/2025).

Rinciannya, empat jemaah haji meninggal saat dirawat di Rumah Sakit Haji Surabaya, dua jemaah meninggal dunia di dalam pesawat, dan enam jemaah lainnya meninggal di Arab Saudi.

Hingga saat ini, PPIH Embarkasi Surabaya telah memberangkatkan total 36.101 jemaah yang tergabung dalam 95 kloter.

Angka ini mencakup sekitar 97 persen dari total keseluruhan 36.845 jemaah yang akan diberangkatkan. Kloter terakhir dijadwalkan akan bertolak dari Asrama Haji Embarkasi Surabaya menuju Bandara Internasional Juanda pada Jumat malam, sekitar pukul 21.10 WIB.

Menjelang puncak ibadah haji, khususnya pelaksanaan ibadah wukuf, Sugiyo mengimbau seluruh jemaah untuk mempersiapkan diri dengan baik, terutama dalam menjaga kesehatan.

”Diimbau agar para jemaah juga memasukkan minum dan kue kering yang tahan lama, untuk (bekal) ibadah di Armuzna,” tambahnya.

Daftar jemaah meninggal...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler