Rabu, 22 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan adanya perkembangan signifikan pada Bibit Siklon Tropis 95B yang teridentifikasi di perairan timur Aceh, Selat Malaka, sejak 21 November 2025.

Analisis BMKG menunjukkan bahwa 95B meningkatkan intensitasnya dan berpotensi memicu cuaca ekstrem di wilayah Sumatera bagian Utara.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah di wilayah terdampak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang ditimbulkan oleh dampak Bibit Siklon 95B.

”Pemerintah daerah siaga terhadap potensi dampak dari cuaca ekstrem seperti potensi banjir, banjir pesisir, dan pohon tumbang akibat angin kencang,” ujar Faisal, dalam keterangan di laman resmi BMKG, Rabu (26/11/2026).

Dia juga menambahkan, khusus bagi nelayan dan pelaku transportasi laut harus benar-benar memperhatikan kondisi gelombang tinggi yang berisiko mengganggu keselamatan pelayaran.

”Keamanan dan keselamatan merupakan prioritas utama kita bersama,” imbuh Faisal.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto mengatakan, berdasarkan analisis per 26 November 2025 pukul 01.00 WIB, sistem 95B masih berada di dekat perairan timur Aceh dan memicu pertumbuhan awan hujan yang meluas.

”Peluang bibit ini berkembang menjadi siklon tropis cukup tinggi dalam 24 jam ke depan, mengingat teridentifikasi adanya peningkatan angin kencang hingga lebih dari 35 knot (65 km/jam),” jelas Guswanto.

Hujan lebat...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler