ATR Angkat Bicara Soal Pesawat Hilang Kontak Rute Yogyakarta-Makassar
Cholis Anwar
Minggu, 18 Januari 2026 08:59:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jakarta – Produsen pesawat asal Eropa, ATR, resmi memberikan pernyataan terkait insiden hilang kontaknya pesawat ATR 42-500 yang dioperasikan oleh maskapai Indonesia Air Transport (IAT) pada Sabtu (17/1/2026).
Pesawat tersebut diketahui tengah menempuh rute dari Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta, menuju Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar.
Melalui keterangan resminya, Minggu (18/1/2026), pihak ATR menyatakan telah memantau situasi dan siap memberikan pendampingan teknis dalam proses penyelidikan.
”Para spesialis ATR sepenuhnya terlibat untuk mendukung investigasi yang dipimpin oleh otoritas Indonesia dan operator,” tulis manajemen ATR dikutip dari Detik.com.
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkapkan rincian kronologi sebelum komunikasi dengan pesawat terputus.
Pesawat dengan nomor registrasi PK-THT tersebut merupakan buatan tahun 2000 dengan nomor seri 611, yang diterbangkan oleh Pilot in Command (PIC) Capten Andy Dahananto.
Pada pukul 04.23 UTC, pesawat mendapat instruksi dari Air Traffic Control (ATC) Makassar untuk memulai pendekatan ke landasan pacu (runway) 21 Bandara Sultan Hasanuddin.
Saat proses pendekatan, radar ATC mendeteksi pesawat tidak berada di jalur yang seharusnya. Petugas ATC kemudian memberikan instruksi koreksi agar pesawat kembali ke jalur pendaratan yang aman.
Putus total...
- 1
- 2



