Alasan Menhaj Libatkan Personel TNI-Polri jadi Petugas Haji 2026
Cholis Anwar
Kamis, 22 Januari 2026 12:08:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Surabaya – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memutuskan untuk memperkuat struktur petugas haji tahun 2026 dengan meningkatkan keterlibatan personel TNI dan Polri.
Langkah ini diambil sebagai strategi untuk memperkokoh kedisiplinan serta kesiapsiagaan petugas sipil dalam melayani jemaah di lapangan.
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf mengatakan, tantangan penyelenggaraan haji yang kian kompleks menuntut petugas memiliki ketahanan fisik dan kemampuan navigasi medan yang mumpuni.
”Kami membutuhkan fisik, disiplin, dan kemampuan membaca medan saat di lapangan. Itu menjadi alasan utama untuk menambah personel TNI-Polri,” ujar Menhaj usai membuka Seleksi Petugas Haji Daerah (PHD) 2026 di Asrama Haji Surabaya, Jawa Timur, Kamis (22/1/2026).
Berdasarkan hasil evaluasi penyelenggaraan haji tahun-tahun sebelumnya, Kemenhaj mencatat perlunya penanganan yang lebih sigap, terutama dalam kondisi darurat atau saat kepadatan jamaah mencapai puncaknya.
Sebagai respons, jumlah personel TNI dan Polri yang dilibatkan tahun ini melonjak signifikan. Tahun 2025 lalu sekitar 75 personel, kemudian tahun ini sebanyak 183 personel atau meningkat lebih dari dua kali lipat.
Gus Irfan, sapaan akrab Menhaj, menegaskan kehadiran personel dari unsur pertahanan dan keamanan ini tidak hanya berfokus pada fungsi pengamanan. Mereka diharapkan mampu menjadi role model atau teladan pola kerja bagi petugas haji lainnya.
”Itu yang kami minta ditularkan oleh teman-teman TNI-Polri kepada petugas haji lain yang bertugas tahun ini. Kedisiplinan dan pola kerja yang terukur sangat penting dalam pelayanan,” tambahnya.
Pelayanan umum...
- 1
- 2



