Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas menyusul adanya laporan mengenai kualitas makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak sesuai standar pemerintah.

Instansi ini memutuskan untuk membekukan sementara aktivitas puluhan titik layanan distribusi gizi di berbagai wilayah.

BGN telah menghentikan sementara operasional 47 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) hingga hari ke-9 Ramadan, menyusul temuan berulang menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak memenuhi standar mutu dan kelayakan konsumsi.

Berdasarkan data Kedeputian Pemantauan dan Pengawasan per 28 Februari 2026 pukul 11.20 WIB, sebanyak 47 kasus tersebut tersebar di tiga wilayah kerja utama. Rinciannya, Wilayah I mencatat 5 kejadian, Wilayah II sebanyak 30 kejadian, dan Wilayah III terdapat 12 kejadian.

Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang mengatakan, langkah itu dilakukan sebagai bagian dari mekanisme pengendalian mutu yang tidak bisa ditawar. Menurutnya, aspek keamanan pangan bagi anak-anak merupakan prioritas tertinggi yang tidak dapat dikompromikan.

”Kami tidak mentolerir penyimpangan standar pangan dalam program ini. Setiap temuan langsung ditindak dengan penghentian operasional sementara untuk evaluasi menyeluruh,” ujarnya dikutip dari Antara, Sabtu (28/2/2026).

Nanik menjelaskan, keputusan penghentian sementara ini diambil setelah adanya proses verifikasi lapangan yang ketat dan laporan berjenjang dari tim pengawasan di tiap wilayah.

Evaluasi yang dilakukan tidak hanya menyasar pada produk makanan akhir, tetapi juga mencakup manajemen dapur, rantai distribusi, hingga prosedur kontrol kualitas internal di tiap SPPG.

Asupan gizi...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Berita Terkini

Terpopuler