Perpustakaan SDN Kutoharjo 03 Pati Terbakar, Kerugian Rp 50 Juta
Cholis Anwar
Minggu, 1 Maret 2026 09:07:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Pati – Musibah kebakaran melanda area Perpustakaan SDN Kutoharjo 03, Desa Kutoharjo, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, pada Sabtu (28/2/2026) malam.
Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Linmas Kabupaten Pati, Dwi Prasetya mengatakan,kebakaran terjadi sekitar pukul 20.00 WIB.
Kemudian api berhasil dipadamkan sepenuhnya oleh tim Damkar Pati sekitar pukul 21.15 WIB.
”Tim Damkar Pati segera berangkat ke lokasi dengan membawa dua unit armada dan lima personel. Kami melakukan upaya pemadaman hingga api benar-benar padam,” kata Dwi Prasetya dalam keterangannya, Minggu (1/3/2026).
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, penyebab kebakaran diduga akibat hubungan arus pendek atau korsleting listrik.
Akibat amukan si jago merah, kerugian materiil yang dialami pihak sekolah ditaksir mencapai Rp 50 juta.
Dalam proses pemadaman yang berlangsung selama lebih dari satu jam tersebut, tim Damkar Pati turut dibantu oleh personel kepolisian serta warga setempat.
Dwi Prasetya mengimbau masyarakat, khususnya pengelola gedung dan sekolah, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran.
”Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan memastikan instalasi listrik di rumah atau bangunan dalam kondisi aman. Lakukan pengecekan berkala terhadap kabel-kabel yang sudah tua atau tidak standar guna mencegah kejadian serupa,” tegasnya.



