Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jombang – Kecelakaan tunggal menimpa Bus Restu di ruas Tol Jombang-Mojokerto KM 689+500 Jalur A, Jawa Timur, pada Kamis (2/4/2026) malam.

Insiden tragis ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan belasan penumpang lainnya mengalami luka-luka.

Bus dengan nomor polisi N 7088 UG tersebut diketahui tengah menempuh perjalanan dari arah Madiun menuju Surabaya sebelum akhirnya kehilangan kendali dan terguling.

”Semula bus melaju di jalur cepat. Setibanya di KM 689+500, diduga mengalami pecah ban belakang sehingga oleng ke kanan dan terguling," ujar Kanit PJR 3 Polda Jatim, AKP Sudirman dikutip dari Antara, Jumat (3/4/2026).

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera mengevakuasi para korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif. Selain satu korban jiwa, belasan orang dilaporkan terluka, termasuk kondektur bus bernama Syamsudin (49).

Warga Desa Lamong, Kediri tersebut dilaporkan mengalami luka berat berupa patah tulang pada tangan bagian kiri. Sementara itu, identitas korban meninggal dunia telah dikoordinasikan dengan pihak keluarga agar jenazah dapat segera diurus untuk pemakaman.

Michele, salah seorang penumpang yang bekerja sebagai karyawan bank swasta di Madiun, menceritakan detik-detik mencekam saat kecelakaan terjadi. Ia mengaku terkejut ketika bus yang ditumpanginya tiba-tiba kehilangan keseimbangan.

”Bus tiba-tiba oleng kemudian terbalik. Saat itu kondisi penumpang sedang penuh,” kata Michele.

Meski mengalami luka ringan yang membuatnya sementara tidak bisa bekerja, ia mengaku tidak mengetahui secara pasti apakah sopir dalam kondisi mengantuk atau murni akibat kendala teknis kendaraan.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler